Syukuri Apa Yang Ada

Yang tinggal di gunung merindukan pantai.
Yang tinggal di pantai merindukan gunung.

Di musim kemarau merindukan musim hujan.
Di musim hujan merindukan musim kemarau.

Yang berambut hitam mengagumi yang pirang.
Yang berambut pirang mengagumi yang hitam.

Diam di rumah merindukan bepergian.
Setelah bepergian merindukan rumah.

Ketika masih jadi karyawan ingin jadi Entrepreneur supaya punya time freedom.

Begitu jadi Entrepreneur ingin jadi karyawan, biar gak pusing.

Waktu tenang mencari keramaian.
Waktu ramai mencari ketenangan.

Saat masih bujangan, pengen punya suami ganteng/istri cantik.
Begitu sudah dapat suami ganteng/istri cantik, pengen yang biasa2 saja, bikin cemburu aja/ takut selingkuh..

Punya anak satu mendambakan banyak anak.
Punya banyak anak mendambakan satu anak saja.

Kita tidak pernah bahagia sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki. Namun setelah dimiliki tak indah lagi.

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki tanpa rasa syukur ?

“Semoga kita jadi pribadi yang selalu bersyukur yang senantiasa bersyukur dengan berkah yang sudah kita miliki”.

“Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini ?

Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit.
Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi!”

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka kita akan melihat keburukan di mana-mana.
Bumi ini pun akan tampak buruk.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun kecil.
Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran buruk/negatif!
Bila hati kita tertutup, tertutuplah semua.

Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa – jiwa yang ikhlas.

SUBHANALLAH

7 Kalimat Penghapus Dosa

Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi ALLAH dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebesar lautan:

  1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
  2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukansesuatu.
  3. Mengucap Astagfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
  4. Mengucap Insya ALLAH jika merencanakan berbuat sesuatu dihari esok.
  5. Mengucap La haula wala kuwwata illa billah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
  6. Mengucap Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima musibah.
  7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang malam sehingga tak terpisah dari lidahnya.

Semoga ALLAH melapangkan rezeki dan kebahagiaan yang melimpah buat sahabat yang mengucapkan.

Do’a Ketika Hatimu Ragu Akan Seseorang yang Engkau Cintai

YA ALLAH

Jika Cinta ini kerana pandangan pertama, janganlah Engkau memberi hamba kesempatan untuk pandangan selanjutnya.

YA ALLAH

Jika Sayang ini kerana pertemuan pertama maka janganlah Engkau beri pertemuan selanjutnya.

YA ALLAH

Jika getaran ini hanya kekaguman saat pertama jumpa, janganlah Engkau beri getaran di perjumpaan selanjutnya.

YA ALLAH

Jika Rasa ini Kerana nafsu semata kerana melihat apa yang ada padanya, janganlah Engkau beri kesempatan untuk melihatnya dihari berikutnya.

Tapi jika Rasa ini, Cinta ini, Getaran ini, Sayang ini, Kekaguman ini, KeranaMU Maka Ijinkanlah Cinta ini berlabuh padanya yaitu dia yang memang namanya Telah Tertulis Di Lauhul Mahfudz. Dia yang Memang Telah Engkau takdirkan untuk menjadi pelengkap kekurangan hamba.

YA ALLAH

Tiada cinta yang indah selain Cinta KeranaMU

Jangan berlama-lama dengan selain Alloh

Gambar

 

Ingat keinginan, segera serahkan kepada-Nya
Ingat masalah, segera serahkan kepada-Nya
Ingat ancaman/bahaya, segara pasrahkan kepada-Nya
Ingat keluarga, segera berdoa pasrahkan kepada-Nya
Ingat apapun jangan berlama-lama, segera berharap pengurusan-Nya

Jangan berlama-lama dengan selain-Nya, segera pasrahkan total kepada-Nya, yakin dengan segala janji dan jaminan-Nya

InsyaAlloh akan segera kita rasakan ketenangan, juga berbagai petunjuk dengan cara-Nya, yang sadar tak sadar akan menuntun kita kepada ikhtiar menggapai pilihan-Nya, jalan keluar terbaik dari Alloh.. Sungguh indah dan berkah.

KH. Abdullah Gymnastiar

Jangan Meninggalkan Amal

Jangan meninggalkan amal karena takut tidak ikhlas. Beramal sambil meluruskan niat lebih baik daripada tidak beramal sama sekali.

Jangan meninggalkan dzikir karena ketidakhadiran hati. Kelalaianmu dari zikir lebih buruk daripada kelalaianmu saat berdzikir.

Jangan meninggalkan tilawah karena tak tahu maknanya. Ketidaktahuan makna dalam tilawah masih lebih baik daripada ketidakmauan membaca firmanNya.

Jangan meninggalkan dakwah karena kecewa. Kesabaranmu bersama orang-orang shalih lebih baik daripada kesenanganmu bersama orang-orang yang tidak shalih.

Jangan meninggalkan amanah karena berat. Beratnya amanah yang kau emban sebanding dengan beratnya timbangan amal yang akan kau dapatkan.

Jangan meninggalkan medan juang karena terluka. Kematian di medan juang lebih baik daripada hidup dalam keterlenaan.

Jangan meninggalkan kesantunanmu karena lingkungan kasar. Santunmu saat dikasari hanya akan menambah kemuliaan dan mengundang simpati.

Jangan meninggalkan kesetiaan karena dikhianati. Setia kepada janji selalu lebih baik daripada mengkhianati orang yang mengkhianati.

Jangan meninggalkan cinta karena cemburu. Kecemburuan dalam cinta jauh lebih indah daripada kegersangan jiwa tanpa cinta.

by Ustadz Zaenal Muttaqin

Ikan Kecil dan Air

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang² di tepi sungai. Sang Ayah berkata kepada anaknya;

“Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati…!!!”

Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air, ikan kecil itu mendadak gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini.

Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya;

“Hai tahukah kamu dimana tempat air berada…??? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati…!!!”

Ternyata semua ikan yang telah ditanya tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil itu semakin kebingungan, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal yang sama; “Dimakah air…???”

Ikan sepuh itu menjawab dengan bijak;
“Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita semua akan mati…!!!”

Apa arti cerita diatas bagi kita semua ?

Manusia kadang² mengalami situasi yang sama seperti ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai² ia sendiri tidak menyadarinya.

@kutipanhikmah

Jangan Duduk Membungkuk!

Ghiboo.com – Postur tubuh yang buruk memang dapat menyebabkan sakit leher dan bahu.

Namun, posisi tubuh yang salah juga mempengaruhi suasana hati seseorang.

Menurut hasil penelitian San Fransisco University, orang yang berjalan atau duduk dengan postur tubuh membungkuk ternyata lebih mungkin merasa lebih sedih atau depresi.

Carol Krucoff, ahli postur tubuh dan yoga, menjelaskan bahwa membungkuk dapat mengakibatkan menurunnya tingkat energi dan menaikkan perasaan depresi.

“Orang yang membungkuk lebih cenderung menjadi stres. Mereka yang tidak membungkuk malah mengalami peningkatan energi dan mood-nya,” jelasnya, dilansir melalui Dailymail (14/11).

Ayo, perbaiki suasana hati dengan mengubah postur tubuh.

Oleh : Innes Sabatini

Membuang Sampah Pikiran

Gambar

Ada kisah menarik dari Anas bin Malik. Suatu ketika ia berjalan dengan Rasulullah SAW. Ketika itu, datanglah seorang Arab badui dari arah belakang. Dengan serta-merta ia menarik jubah najraani yang dikenakan Rasulullah SAW.

Anas barkata, “Aku memandang leher Rasulullah dan melihat bahwa jubah itu telah meninggalkan bekas merah di sana karena kerasnya tarikan. Orang badui itu kemudian berkata, ‘Wahai Muhammad, beri aku sebagian dari kekayaan Allah yang ada di tanganmu’. Rasul kemudian menolah kepadanya, dan tarsenyum, lalu memerintahkan agar orang itu diberi uang,”

Kisah ini menggambarkan betapa mulianya akhlak Rasulullah SAW. Beliau tidak pernah membalas keburukan orang dengan keburukan lagi. Saat dihina, beliau tidak marah atau sakit hati. Beliau justru mendoakan kebaikan. Mengapa Rasulullah SAW mampu tenang dan bijak menghadapi gangguan orang lain? Jawabnya, Rasulullah SAW memiliki kelapangan dada dan kejernihan pikiran.

Ternyata, yang membuat hidup kita tidak bahagia adalah diri kita. Penyikapan yang buruk terhadap suatu kejadian adalah sumber penderitaan. Mirip orang yang sariawan makan keripik pedas. la menangis, marah, dan uring-uringan. Yang membuat ia menderita bukan keripiknya, melainkan lidahnya yang berpenyakit. Bagi orang yang tidak sariawan, keripik tersebut nikmat dan renyah.

Saudaraku ada banyak hal yang membuat hidup kita tidak nyaman. Salah satunya adalah kegemaran menyimpan ’memori-memori’ buruk. Otak bisa diibaratkan wadah penyimpanan yang akan kotor ketika kita mengisinya dengan sampah.

Pengalaman-pengalaman buruk, separti penghinaan, perlakukan buruk, cemoohan, ketersinggungan, kegagalan, dan lainnya; adalah “sampah” yang barpotensi mengotori pikiran. Semakin sering kita menyimpan memori buruk di otak, semakin negatif sikap dan perilaku kita.

Karena itu, satu syarat agar hidup kita bahagia adalah membersihkan kepala dari “sampah-sampah” busuk. Bagaimana caranya? Pertama, selalu berusaha mengingat kebaikan orang dan melupakan keburukannya. Saat orang lain menyakiti kita, carilah seribu satu alasan agar kita tidak benci. Ingatlah selalu kebaikannya. Jangan sampai kita mengabaikan seribu kebaikan orang, hanya karena satu keburukan yang boleh jadi tidak sengaja ia lakukan.

Kedua, segera lupakan semua perlakuan buruk orang lain. lbaratnya, kalau tinta mengotori muka, maka tindakan yang bijak adalah segera membersihkannya, bukan membiarkannya, atau menunjukkannya pada yang lain. Demikian pula saat orang berlaku buruk pada kita, menghina misalnya, alangkah bijak bila kita segera menghapusnya, bukan memendamnya, membesar-besarkannya, atau menunjukkannya pada banyak orang.

Ketiga, mohonlah kepada Allah SWT agar diberi hati yang lapang dan pikiran yang jernih. Ada doa dalam Alquran yang bisa kita panjatkan,

“Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku; dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku; agar mereka mengerti perkataanku.”

Robbisyrohliy shodriy wayassirliy amriy ….(OS Thaahaa [20]: 25-28).

Sumber : pkspiyungan.org

Cobaan

Gambar

Jika Cobaan Sepanjang Sungai, maka kesabaran Itu Seluas samudra…

Jika Harapan Sejauh Mata memandang, maka Tekad Mesti Seluas Angkasa Membentang..

Jika Pengorbanan Sebesar Bumi, maka ke-IKHLASAN harus seluas jagad Raya..

Maka Raih kelimpahan hidup yang hakiki di Jalan ALLAH menebar Ikhlas yang Tanpa Batas, seindah apa pun Rencana kita..

Namun Rencana ALLAH untuk kita, jauh lebih Indah..

”Yuuk kita Aamiin kan do’a di bawah ini”

Ya ALLAH… dalam derai air mata ini… kami mohon perbaiki iman dan akhlak kami.. teguhkan setiap langkah ini dalam untuk mencari Ridho-Mu..

Ya Robb… kami berlindung dari kebebasan dan keburukan dunia ini… dalam setiap rintihan taubat kami dan kami mohon ampuni segala dosa-dosa dan hilaf kami..

Aamiin ya Rabbal’alamin..